Sejak lama aku merasa sendiri dalam memikirkan permasalahan ini. Tak kusangka begitu pedulinya teman-temanku terhadap permasalahan ini. Ya, kita sedang berbicara tentang tanggungjawab kita pada anak-anak yang mempunyai hak untuk hidup lebih baik. Tidakkah kita miris jika kita mendengar anak SD tidak sadar diri setelah minum minuman oplosan berbagai jenis. Anak SMP hamil, SURAU-SURAU tidak seramai dulu ketika sampai pada azan Maghrib, Anak-anak sibuk dengan BB nya ketika jam belajar. Sebagai orang tua banyak yang MAKLUM menganggap sesuai dengan perkembangan jaman. Inikah nilai-nilai yang terkorbankan demi kemajuan jaman, yang katanya justru perkembangan teknologi membuat kehidupan manusia menjadi lebih manusiawi dengan berbagai kemudahan yang ditawarkan.
Aku tidak mau menjadi salah satu orang yang MAKLUM. Walaupun mungkin sulit dan mustahlil, kita wajib berikhtiar. Aku tidak mau memikirkan hasilnya nanti. yang penting berusaha dulu. Mengarahkan dan memberi tahu mereka mana yang baik dan mana yang buruk untuk mereka sendiri. Apakah terlalu muluk-muluk? aku tidak menuntut mereka nantinya menjadi Pendakwah, menjadi Pejabat, menjadi Pengusaha, menjadi Penegak Hukum. Tidak!!!!!
Ak sangat berterima kasih pada respon teman-teman semua. Ternyata pikiranku picik selama ini, Aku mengira selama ini orang-orang seperti kalian sudah tidak peduli dengan masalah yang mungkin bagi jamak orang hal sepele. Maafkan aku!!!!
Kini aku jadi semangat lagi untuk kembali bermain bersama mereka. Kepolosan mereka justru kedewasaan bagiku. Tidak mengira aku merasa begitu bodohnya aku di hadapan mereka. Mereka lebih tahu bagaimana caranya menghargai orang, bagaimana caranya mengatasi konflik, apa arti kejujuran, dan keterbatasan, Ya, mereka lebih pintar. Ketika kutanya apa cita-citamu? semua dengan gampang menjawab; Guru, Presiden, Menteri, Dokter, Pengusaha sukses, sedangkan aku sendiri tidak tahu apa cita-citaku. Anak SMA bahkan Kuliahan akan bingung menjawabnya ketika mendapati pertanyaan seperti itu.
Sekali lagi tolong jangan berpangku tangan atas apa yang terjadi disekitar kita. Memang semua butuh perhitungan MUDHARAT dan MANFAATNYA. Tapi demi masa depan mereka, bagiku HARGA MATI terhadap segala bentuk konskuensinya.
Aku BANGGA terhadap kalian semua
